Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts

Mengenal Nenek Moyang Ayam Buras di Indonesia


Seperti kita ketahui bahwasannya ayam lokal di Indonesia berasal dari nenek moyang yang disebut dengan ayam hutan (junglefowl). Ayam hutan memiliki sifat liar dan rata-rata belum didomestikasi (dipelihara).

Dari segi tampilan fisik ayam hutan mememiliki aneka ragam warna. Pada pejantan ayam hutan bulu sangat bervariasi dan terlihat indah, sedangkan betinanya warna tidak begitu bervariasi dan cenderung monoton dan terlihat kusam.

Menurut Wikipedia Indonesia terdapat 2 jenis ayam hutan yaitu Ayam Hutan Merah dan Ayam Hutan Hijau. Ayam hutan hidup secara berkelompok atau berpasang-pasangan di hutan-hutan dan perbukitan. Pakan yang sering dimakan adalah biji-bijian, pucuk rumput, dan serangga.

Saat Induk ayam hutan bertelur akan membuat sarang untuk meletakkan telur, lalu dierami hingga menetes. Dan anak-anaknya akan diasuh oleh induk betinanya.

Jenis-Jenis Ayam Hutan di Indonesia


1. Ayam Hutan Hijau

Ayam Hutan Hijau atau Gallus varius merupakan ayam yang sering hidup di daerah terbuka seperti padang rumput, tepi hutan dan daerah perbukitan yang dekat dengan pantai. Penyebaran ayam ini mulai dari Jawa dan Kepulauan Nusa Tenggara termasuk Bali.

Ayam ini sering beterbangan guna menghindari bahaya, bahkan anak ayam hutan pun sudah bisa terbang. Jika ayam hutan dewasa mampu terbang hingga ketinggian 7 meter dan mampu terbang lurus hingga beberapa ratus meter.

Pejantan hutan terkenal dengan suara kokoknya yang melengking dan banyak digunakan untuk persilangan dengan ayam lain dalam pembuatan ayam bekisar.

Ciri-Cirinya :

  • Ukuran tubuh terlihat besar jantan panjang berkisar 70 cm, sedangkan betina 40 cm
  • Warna bulu serba hijau berkilau dan sedikit kehitaman, serta kuning keemasan. Khusus betina terdapat kuning coklatan dengan garis-garis dan bintik hitam.
  • Jengger bulat rata dan berwarna merah
  • Bentuk pial tunggal
  • Paruh pendek dan berwarna abu-abu keputihan
  • Kaki berwarna kekuningan atau agak kemerahan
  • Induk betina mampu berproduksi 3 – 5 butir per periode
  • Bobot dewasa jantan berkisar 0,7 – 1.5 Kg , sedangkan betina berkisar 0,5 – 0.8 Kg
2. Ayam Hutan Merah

Ayam Hutan Merah atau Gallus-gallus merupakan nenek moyang yang buras yang ada di Indonesia, yang dijadikan sebagai ayam penghasil telur, daging, dan ayam hias. Ayam ini hidup secara berkelompok dengan ayam jantan dengan beberapa ayam betina.

Ayam ini sering memakan biji-bijian, pucuk rumput dan dedaunan, serta beberapa serangga kecil. Persebarannya mulai dari Sumatera hingga Jawa. Ada 5 subspesies yang dikenali, yaitu Gallus-gallus bankiva, Gallus-gallus murghi, Gallus-gallus spadiceus, dan Gallus-gallus Jaboullei. Salah satu diantara terdapat di Indonesia yaitu Gallus-gallus bankiva yang persebarannya di Jawa, Bali dan Sumatera.

Ciri-Cirinya :

  • Ukuran tubuh terlihat kecil panjang sekitar 40 -46 cm
  • Bulu terlihat mengkilap dan terdiri dari beberapa warna kuning, coklat keemasan, kehijauan, dan hitam.
  • Pada ekor terdapat 16 bulu dengan warna hitam hijau metalik dan panjang yang melengkung ke bawah.
  • Bentuk jengger willah bergerigi berwarna merah
  • Bentuk pial duble berwarna merah
  • Paruh berwarna Kelabu
  • Kaki berwarna kelabu dan bertaji. Sedangkan betina tidak bertaji.
  • Betina mampu menghasilkan telur antara 5-7 butir per periode
  • Bobot dewasa jantan berkisar 0,9 – 1,2 Kg, sedangkan betina antara 0,7 – 0,8 Kg. 


Klasifikasi Legum Centro/Sentro (Centrosema pubescens)


Di Indonesia hijauan makanan ternak ini disebut centro, sedangkan di Inggris disebut dengan Butterfly pea. Tanaman centro berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini menyebar pesat di kawasan tropis lembab dan mulai masuk ke kawasan Asia Tenggara (Introduksi) pada abad ke 19. Di Indonesia Legum Centro ada beberapa spesies yakni Centrosema pubescens dan Centrosema Macrocarpom, serta centrosema plumieri yang dikenal sebagai kacang ketopong memiliki kandungan protein yang lebih tinggi.

Taksonomi atau Klasifikasi Legum Centro : 

Divisi
Magnoliophyta
Kelas
: Magnoliopsida
Bangsa
: Rosales
Suku
: Cesalpiniaceae
Genus
: Centrosema
Jenis
: Centrosema  pubescens

Sumber : Reksohadiprodjo (1994)

Centro mudah tumbuh di daerah tropis lembab dengan ketinggian 600 – 900 m dpl dengan dengan curah hujan berkisar 800- 1.500 mm. Centro pada dasarnya dapat tumbuh pada semua tipe tanah, yaitu dari tanah pasir berhumus hingga tanah liat. Centro akan tumbuh dengan optimal pada tanah yang tingkat keasamannya relative. Tanaman ini dapat tumbuh di daerah yang kering, namun hanya berlangsung 3 – 4 bulan, melebihi itu maka akan mati.

Karakteristik Legum Centro : 

  • Termasuk tanaman perennial
  • Tumbuh menjalar, memanjat dan melilit
  • Daun berbentuk elips panjang 1-7 cm dan lebar 4,5 cm dan ujungnya meruncing tajam serta berwarna hijau
  • Panjang tangkai daun 5.5 cm.
Kandungan Nutrisi Legum Centro

Dari data di atas yang admin kutip dari wikipedia ternyata tanaman legum centro banyak mengandung protein cukup tinggi yakni 23,24 %.


INDUSTRI PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI INDONESIA


Industri penggemukan sapi potong memiliki peluang yang besar di Indonesia karena permintaan akan daging semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia. Sampai saat ini produksi daging sapi di Indonesia belum memenuhi kebutuhan. Program swasembada daging yang dicanangkan pemerintah juga belum berhasil karena jumlah populasi sapi potong yang terdapat di Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan daging sapi bagi masyarakat. Kebutuhan daging sapi didalam negeri belum mampu dicukupi oleh peternak di Indonesia karena jumlah populasi ternak masih di bawah target kebutuhan masyarakat Indonesia. Produksi daging sapi di Indonesia hingga tahun 2012 mencapai 485.330 ton, sedangkan populasi sapi potong di Indonesia hingga tahun 2012 hanya mencapai 14.824.370 ekor (Departemen Pertanian, 2012).  

Penanganan ternak pada awal penggemukan sapi potong memegang peranan penting dalam menunjang keberhasilan penggemukan sapi potong. Penanganan ternak pada awal penggemukan meliputi vaksinasi, pemberian obat cacing, suplemen, penimbangan, pengelompokan sapi, dan sebagainya. Penanganan ternak yang baik pada awal penggemukan akan memberikan efek positif terhadap hasil penggemukan, oleh karena itu, penanganan ternak pada awal penggemukan harus diperhatikan supaya proses penggemukan sapi potong dapat berjalan sesuai rencana dan menguntungkan. Pengamatan tentang penanganan ternak pada awal penggemukan tidak dilakukan oleh usaha penggemukan sapi dalam skala kecil, padahal penanganan ternak pada awal penggemukan sangat penting dalam menunjang keberhasilan penggemukan sapi potong. I

Sapi potong adalah sapi yang dikembangbiakkan dengan tujuan utama sebagai penghasil daging (Abidin, 2006). Bangsa sapi potong yang sudah banyak dipelihara di Indonesia adalah Angus, Simmental, Limousin, Brahman, Ongole, Bali, Jawa, dan Madura (Rianto dan Purbowati, 2011). Sapi potong merupakan salah satu penghasil sumber protein hewani bagi manusia. Kebutuhan protein terus meningkat seiring dengan perkembangan waktu, pertambahan penduduk, daya beli masyarakat, dan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi yangseimbang untuk kesehatan tubuh (Sodiq dan Budiono, 2012). Produktivitas sapi potong saat ini masih sangat memprihatinkan karena volumenya masih jauh dari target yang dibutuhkan konsumen nasional. Masalah tersebut disebabkan oleh produksi daging yang masih rendah dan faktor penyebabnya adalah populasi sapi potong di Indonesia masih belum mencukupi (Sugeng, 2007).

Penggemukan sapi dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh pertambahan bobot badan yang tinggi selama pemeliharaan. Penggemukan sapi dapat dilakukan dengan sistim dikandangkan (dry lot fattening)di padang penggembalaan sepanjang hari (pasture fattening), dan kombinasi antara di kandang dengan digembalakan (Rianto dan Purbowati, 2011). Kandang yang digunakan untuk memelihara sapi dapat berupa kandang koloni dan kandang individu (Abidin, 2006).

Sapi potong yang baru tiba di peternakan harus diberi perlakuan khusus untuk mengembalikan kondisinya yang menurun setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh. Perlakuan khusus tersebut dapat berupa pemberian air minum yang ditambah gula merah, pemberian vitamin dan obat cacing, serta pemberian pakan dilakukan sedikit demi sedikit sesuai kapasitas konsumsi untuk penyesuaian pakan (Fikar dan Ruhyadi, 2010). Tujuan penanganan ternak pada awal penggemukan adalah untuk penyesuaian /adaptasi dan penggunaan inovasi teknologi, misalnya penggunaan hormon perangsang pertumbuhan. Penggunaan hormone perangsang pertumbuhan dapat dilakukan pada sapi yang akan digemukkan untuk meningkatkan laju pertumbuhan sapi (Abidin, 2006). 


Khasiat Telur Ayam Cemani Bagi Pengatin Baru


Bahan yang digunakan
  • Jahe 1 jari
  • Telur bebek 1 buah
  • Madu 1 sendok makan
Khasiat Jamu Telur Ayam Cemani

Cara meramu bahan:

  1. Telur cemani diambil kuning telurnya, 
  2. kemudian masukkan ke dalam gelas, 
  3.  bubuhi madu dan jahe yang sudah ditumbuk, 
  4. campurkan sedikit air panas, 
  5. dan aduk sampai merata.
Aturan penggunaan ramuan

  • Diminum oleh kedua mempelai.

Demikianlah artikel tentang Khasiat Telur Ayam Cemani Bagi Pengatin Baru. Semoga bermanfaat Bagi kita semua. Selamat Mencoba


Manfaat Daging Entok untuk Kesehatan yang Belum Anda Ketahui!


Manfaat daging Entok bagi kesehatan-Entog atau yang di sebut dalam bahasa ilmiah sebagai Cairina moschata merupakan salah satu jenis unggas yang hampir sama dengan bebek,soang dan ititk.entok dalam klasifikasinya  termasuk jenis Filum:Chordata dan Ordo:Anseriformes dari kerajaan Animalia.


Entok atau bebek ini biasanya di budidayakan untuk di olah dagingnya  atau di jadikan konsumsi,makanan yang bisa di sajkikan dengan daging entok adalah semur,redang dan gule entok.Entok merupakan salah satu jenis unggas yang berasal dari daerah Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.di tempat tersebut jenis unggas ini berkembang biak dan beradaptasi di tempat terbuka seperti rawa ,sungai dan danau.di jaman sekarang entok banyak di kemabangkan seperti perkawanin silang antara bebek dan entok sehingga mendapatkan anak yang bernama tiktok atau yang bisa di sebut orang jawa sebagai gerati dalam jantan sedangkan jika entok murni jantan biasa di sebut sebagai basor.entok jantan atau yang biasa disebut basor biasaanya memiliki berat dan ukuran yang lebih dominan,berat entok jantan atau basor berkisar 4 sampai dengan 6 kg sedangkan entok betina hanya 2 sampai 4 kg,sedangkan ukuran pajang entok jantan berkisar 86 cm dan betina  64 cm dari ujung paruh sampai dengan ujung ekor.Daari penjelasan di atas taukah anda bahwa ada manfaat dari daging entok bagi kesehatan tubuh kita simak selanjutnya apasih manfaat daging entok itu bagi kesehatan tubuh kita.

Kandungan gizi daging entok

Kalori
Kandungan dari 3,7 ons daging entok  memiliki kandungan kalori sebanyak 200,hal tersebut pernah di lakukan suatu penelitian oleh Farms Grimaud bahwasanya daging entok memang sangat kaya akan kandungan kalori sehingga sangat cocok bagi anda yang sedang menjalni program diet ,kandungan kalori pada daging entok 10 %  lebih baik dalam memenuhi asupan gizi harian kalori di bandingkanda ging ayam.

Lemak
kandungan lemak pada daging entok sebanyak 60% dari jumlah kalori,selain memiliki kandungan lemak total daging dari entok ini juga memiliki kandungan lemak jenuh dan kolestrol .dalam satu 3.7 ons daging entok memiliki kandungan lemak 13 gram ,4 gram lemak jenuh dan 125 miligram mengandung kolestrol,kebutuhan tersebut di percaya dalam memnuhi 21 % asupan harian tubuh dan 24 persen lemak jenuh,42% dari asupan kolestrol.

Protein dan Karbohidrat
Daging unggas ini atau entok memiliki jumlah protein dan karbohidarat yang sangat tinggi sehingga sangat bermanfaat untuk meningkatkan setamina dan memenuhi asupan tenaga ,dalam 3,7 ons daging entok memiliki 18 gram protein yang sangat baik dalam memenuhi kebutuhan asupan protein sebesar 38 persen.kandungan protein tersebut berupa asam amino esensial yang tentu saja sangat di butuhkan tubuh dalam membangun sel ,hormon,enzim dan yang paling penting protein adalah dalam membentuk jaringan otot.

Zat Besi
Tak hanya kadungan protei saja yang terdapat pada daging entok .daging entok juga memiliki kandungan zat besi ,zat besi merupakan salah satu jenis mineral yang sangat di butuhkan tubuh dalam mengoptimalkan protein dan enzim.seperti contoh nya adalah sejumlah komponen  yang sangat penting dalam hemoglobin protein yang menstrafusi oksigen keseluruh bagian tubuh .kekurangan zat besi pada manusi akan dapat menimbulkan efek buruk salah satunya adalah kematian.
Manfaat daging Entok bagi kesehatan

Meningkatkan Berat Badan
daging entok memiliki kadungan kalori yang sangat tinggi dalam 3,7 ons daging entok memiliki kandungan kalori sebanyak 200 ,hal tersebut sangat cocok bagi anda yang ingin menambah berat badan karena manfaat kalori adalah meningkatkan berat badan pada tubuh seseorang ,kalori dalam daging entok juga sangat baik untuk di jadikan program diet.

Diet
Daging entok memiliki kadungan serat dan gizi yang sangat tinggi selain itu kadungan lemak jenuh pada daging entok juga sangat sedkit sehingga sangat baik bagi anda yang sedang menjalani program diet untuk mencapurkan sedikit daging entok yang kaya gizi ini.

Pembentukan otot
Nah bagi anda yang gemar egem atau fitnes mungkin anda bisa menambahkan asupan nilai gizi protein anda dengan daging entok,kandungan protein daging entok tak kalah saing dengan bagian dada ayam yang di perkaya akan tinggi protein.protein sediri bermanfaat daklam meregenrasi sel otot yang rusak yang di akibatkan oleh aktifitas yang berlebih atau kontrasi otot dalam proses pembesar.proses pembesaran otot akan membuat sel otot rusak maka dari itu anda akan di anjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan kadungan protein.

Meningktkan stamina
selain protein yang baik untuk otot ternyata kadungan dari zat besi daging entok juga bermanfaat dalam meninkatkan setamina yang loyo akibat aktifitas yang berlebih.so jangan ragu ya dalam mengkonsumsi daging entok karena sangat bermanfaat gays.sekian dari artikel Manfaat Daging Entok Untuk kesehatan semoga bermanfaat .salam sehat sob :D .


3 Hal Penting dalam Beternak Murai Batu WAJIB DIPERHATIKAN


Kucaci batu atau lebih dikenal dengan murai batu merupakan burung yang tersebar di seluruh Pulau Samutera, Semenanjung Malaysia dan sebagian Pulau Jawa. Habitat asli burung ini yaitu hutan alam yang rapat atau hutan sekunder. Murai batu merupakan burung dengan harga yang cukup tinggi, anakan murai batu berumur 2-3 bulan saja bisa dihargai mulai dari 2-5 juta rupiah tergantung pada kualitas indukan.


burung murai batu belakangan ini mulai digandrungi para penikmat burung gacor. Hal ini membuat ternak burung murai batu menjadi bisnis yang cukup menjanjikan. Ternak burung mulai batu tidak begitu sulit, namun ada beberpa hal yang harus diperhatikan dalam ternak burung murai batu, yaitu:

  • 1.       Kandang

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam ternak burung murai batu adalah lokasi dan pembuatan kandang. Lokasi penempatan kandang harus selalu tenang dan nyaman, usahakan pula memiliki kualitas udara yang baik dan tidak ada burung lain disekitar lokasi utntuk menghindari burung marah dan tidak mau bereproduksi.

Pembuatan kandang murai batu yang ideal yaitu 90x90x180 cm atau bisa disesuaikan kebutuhan. Kandang harus disekat dengan menggunakan triplek atau langsung berbatasan dengan tembok. Usahakan kandang untuk memperoleh sinar matahari yang cukup namun tetap terlindung dari hembusan angin yang kencang. Usahakan agar alas kandang berupa tanah atau pasir yang diberi kapur untuk mengontrol keasaman kotoran burung. Berilah lampu berukuran 10 watt untuk menjaga kehangatan burung murai batu saat musim dingin. Sediakan pula sarang sebanyak 2-3 model agar burung dapat meilih sarang mana yang cocok. Jangan lupa jga untuk memasang ranting pohon untuk tempat burung bertengger.

  • 2.       Memilih indukan

Dalam ternak burung murai batu hal berikutnya yang harus diperhatikan yaitu memilih indukan yang baik dan berkualitas, agar menghasilkan anakan yang bagus, pemilihan burung yang sesuai kriteria pun tak harus mahal, namun tetap harus memperhatikan beberpa hal penting. Kedua burung harus dalam kondisi sehat dan tidak cacat, hal ini dapat ditandai dengan burung yang aktif bergerak, bulu-bulu tumbuh sempurna, bersih dan tidak kusam. Pilih juga burung yang jinak dan tidak galak.
Burung murai batu jantan yang siap untuk dikawinkan biasanya berumur sekitar  2 tahun lebih, selain itu pilih juga yang memiliki volume suara yang tinggi, jika memungkinkan pilih yang memiliki variasi irama yang beragam. Untuk indukan betina disaranan untuk memilih burung yang berumur 1 tahun lebih, sehingg organ reproduksinya sudah benar-benar matang dan mengurangi resiko telur kosong.

  • 3.       Menyediakan pakan yang berkualitas dan multivitamin

Menyediakan pakan yang berkualitas merupaka hal yang sangat perlu diperhatikan dalam ternak burung murai batu. Makanan utama murai batu yang biasa tersedia di alam yaitu serangga dan cacing tanah. Jenis serangga yang dapat diberikan berupa kroto, ulat hongkong, ulat kandang dan jangkrik. Usahakan untuk menyediakan pakan hewani setiap hari. Selain itu usahakan juga untuk memberikan pakan yang memenuhi kebutuhan nutrisi. Namun ada baiknya untuk melatih burung murai batu makan voer, hal ini untuk mengantisipasi kosongnya persediaan serangga.

Untuk memaksimalkan usaha ternak burung murai batu agar menghsilkan anakan yang berkualitas, ada baiknya untuk memberikan multivitamin untuk memenuhi kebutuhan mineral dan vitamin. Selian itu juga untuk mengantisipasi burung yang tidak mau dijodohkan karena birahinya rendah, meningkatkan fertilitas dan daya tetas telur dan leih menjamin kesehatan anakan burung murai batu.

Demikian beberapa hal yang harus dperhatikan didalam ternak burung murai batu. Semoga bermanfaat.


Meraih Omset Puluhan Juta Rupiah Perbulan dari Beternak Burung Murai Batu



Usup hanya berpendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD). Meski tidak pernah mengenyam pendidikan yang tinggi, itu bukan berarti harus menghalangi Usup untuk meraih pendapatan tinggi. Pria yang berasal dari Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat ini berhasil sukses meraup omzet minimal 10 juta rupiah/bulan. Omzet itu didapatkan dari hasil menjual 5—10 ekor anakan murai batu per-bulan.
Dia biasanya menjual anakan murai batu umur 1—1,5 bulan dengan harga 2 juta—4 juta rupiah per ekor, itu tergantung pada kualitas burung murai tersebut. Menurut pengakuan Usup bahwa kualitas anakan itu sangat tergantung dari kualitas indukan, terlebih lagi induk pejantan. “Kalau induk pejantannya pernah juara kontes burung berkicau, maka harganya anakannya mahal,” tutur Usup. Kualitas anakan bisa juga di lihat dari postur tubuh. Kepala yang cepak, postur tubuh yang besar dan gagah, menjadi pertanda bahwa murai berkualitas prima.
Ciri dari anakan mampu bernapas panjang adalah memiliki postur tubuh yang besar. Berarti  kicauannya pun bakal berdurasi panjang. Sumber pendapatannya juga berasal dari penjualan murai yang sudah “jadi” dan siap terjun ke ajang kontes. “Kalau kualitasnya bagus ada yang menawar dengan harga 15 juta rupiah pun belum tentu saya kasih,” ujar ayah dua anak itu.
Ternak sendiri
Usup menjual anakan murai batu dan murai batu dewasa dari hasil ternaknya sendiri dan sekarang dia sudah memiliki 7 pasang indukan untuk memproduksi anakan dan masing-masing pasangan induk itu menghuni kandang berdinding bata merah berukuran 1,5 m x 2 m. Di dalam kandang tersebut terdapat ranting pohon untuk bertengger . Usup juga menempatkan wadah pakan di dinding depan kandang bagian dalam. Pada dinding depan kandang terdapat pintu kecil yang hanya cukup untuk memasukkan tangan saat memberi pakan. Pada setiap pasang induk itu mampu memproduksi anakan sepanjang tahun. Seekor induk betina mampu bertelur hingga 8 kali atau lebih dalam setahun. Namun, Usup menuturkan sang induk betina sebaiknya “diistirahatkan” setelah 3—4 kali produksi. Tujuannya untuk menjaga kondisi fisik, kesehatan, dan kesuburan si induk betina. Jika induk betina terus-menerus dipacu untuk berproduksi, maka dapat menyebabkan induk mati mendadak atau anakannya menjadi banyak yang cacat dan hidupnya tak mampu bertahan lama. Dengan demikian pentingnya memisahkan induk dan jantan sementara. Misalnya dengan memasukkan induk jantan ke dalam sangkar. Namun, letakkan sangkar itu dalam kandang ternak agar tidak susah lagi menjodohkannya. Lama istirahat bervariasi antara 2—4 pekan.
Menurut Usup, setiap kali bertelur induk betina bisa menghasilkan 2—3 butir telur. Para penangkar biasanya mengharapkan telur menetas menghasilkan anakan berkelamin jantan. Pasalnya, hanya murai jantan yang bersuara bagus dan kerap mengikuti kontes burung berkicau. “Namun, jenis kelamin anakan yang dihasilkan tidak bisa diprediksi. Jadi memang untung-untungan,” tambahnya. Pengalaman Usup, setiap kali bertelur selalu ada saja anakan yang berkelamin jantan.
Panen anakan
Usup menuturkan telur menetas setelah dieram sekitar 15 hari. Ciri telur sudah menetas terdapat cangkang telur yang berserakan di lantai kandang. “Saat menetas induk biasanya membuang cangkang telur ke luar sarang,” tuturnya. Ketika sudah menetas, sang induk meloloh anakan sendiri dengan pakan yang disediakan Usup, berupa ulat hongkong atau kroto alias telur semut rangrang.
Saat berumur 7—10 hari setelah menetas, Usup “memanen” anakan bersama sarangnya lalu disimpan di sangkar berbeda. Ketika itulah ia “mengambil alih” tugas sang induk untuk memberi makan. Fase piyik adalah masa yang paling riskan. “Peternak harus telaten merawatnya,” ujarnya. Harap maklum, pada umur itu piyik mudah sekali merasa lapar. Bila merasa lapar anakan biasanya membuka mulut sambil terus-menerus bercericit. Itulah sebabnya Usup menyewa seorang “joki” untuk membantu merawat seluruh indukan dan juga anakan. Sang joki juga kerap membantu Usup saat mengikuti kontes burung.
Sebagai sumber nutrisi, Usup memberikan pakan jangkrik yang telah dipotong kepala dan kakinya pada pagi dan sore hari masing-masing 4 ekor. Ia juga memberi pakan tambahan lain seperti kroto atau ulat hongkong, tapi tidak setiap hari. “Pakan kroto atau ulat hongkong cuma tiga kali seminggu karena harganya mahal,” katanya. Pakan tambahan itu ia berikan pada siang hari. Usup mengeluarkan biaya pakan rata-rata 50 rb rupiah per hari.
Anakan murai umur 14 hari.
Sejak pemisahan anakan dari induk, Usup juga mulai melakukan “pengisian” suara kicauan. Ia menggantang sangkar berisi anakan di antara deretan gantangan bahan isian, seperti cililin, ciblek, lovebird, kapas tembak, jalak suren, dan kenari. “Isian suara itu seperti mengajari anak kecil. Jadi harus dilakukan sejak dini,” ujarnya. Usup juga memasang ring pada kaki sejak masih anakan. Ring juga menjadi penanda bahwa murai yang dijual Usup adalah hasil tangkaran, bukan tangkapan alam. Pada umur 1—1,5 bulan anakan sudah bisa makan voer sendiri sehingga tak perlu lagi diloloh dan siap untuk dijual.
Beberapa anakan jantan yang berkualitas ia besarkan hingga dewasa dan siap tampil dalam kontes. “Kalau sudah ikut kontes dan juara harga jual bisa lebih mahal,” kata pria 36 tahun itu. Adapun anakan betina ia besarkan untuk bahan indukan. “Murai betina yang berkualitas juga bisa laku sebagai indukan, harganya sekitar 2-juta rupiah per ekor,” ujarnya. Ciri induk betina berkualitas dapat dilihat dari sosok tubuhnya yang besar, ekor panjang, dan berkepala cepak. Murai betina siap jual sebagai induk pada umur 8—12 bulan.
Rintis usaha
Usup sejatinya memiliki hobi merawat burung berkicau sejak kecil. Namun, ia mulai serius berternak burung berkicau pada tahun 2012. Ia berternak lovebird saat pertama kali memulai. Ketika itu si burung cinta tengah naik daun sebagai burung kicauan. Namun, usaha itu hanya berjalan dua tahun. “Saat itu ada kiriman lovebird dari para peternak di Jawa Tengah dan Jawa Timur ke Jakarta. Belum lagi maraknya impor lovebird sehingga membuat harga jatuh,” kata pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, itu.
Indukan ditempatkan di kandang berdinding bata merah.
Usup pun lalu beralih ke murai batu medan. Berbekal pengalaman menangkarkan lovebird, ia memberanikan diri membeli sepasang indukan murai seharga 7 juta rupiah dari pemenang salah satu kontes burung berkicau. Koleksi perdananya itu ternyata berhasil beranak pinak. Sejak itu Usup pun makin rajin berburu indukan juara di berbagai ajang kontes. Dalam berternak burung berkicau, indukan juara ibarat jaminan mutu keturunan yang dihasilkan. Oleh sebab itu ia rela membeli murai juara dengan harga 65 juta rupiah untuk dijadikan indukan. Indukan berharga premium itu pun sukses ditangkarkan Usup dan anakannya pun laris manis.
Untuk mengembangkan usaha peternakan murai batu, Usup mengajukan pinjaman kepada Bank BRI dengan jangka waktu 1 tahun. Pinjaman modal itu ia gunakan untuk tambahan modal membeli indukan murai dan modal bisnis sampingan usaha perdagangan perabot rumah tangga. Kini Usup memiliki 7 pasang indukan. Ia juga tengah mempersiapkan penangkaran cucak hijau. “Saat ini baru punya sepasang induk cucak hijau dan belum berhasil bertelur,” kata suami Ani Risnawati itu.
Usup menuturkan tak ada kiat khusus untuk memasarkan murai hasil tangkarannya. “Saya hanya promosi lewat ring pada burung hasil tangkaran saya. Di ring itu tertera nama Melati dan nomor telepon saya,” ujarnya. Para pelanggan biasanya menghubungi Usup karena tahu dari rekannya yang pernah membeli murai hasil tangkaran Usup. “Jadi hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut,” tambahnya.
Kisah sukses Usup menangkarkan murai batu bukan berarti tanpa kendala. “Kondisi cuaca menjadi kendala,” tuturnya. Menurut Usup saat musim hujan kualitas telur jelek sehingga gagal menetas. Kondisi udara yang lembap juga membuat indukan enggan untuk kawin. Kendala lain adalah ancaman hama tikus. Usup pernah kehilangan induk berharga 12 juta rupiah gara-gara digigit tikus. Oleh sebab itu ia membuat kandang dari dinding bata merah agar tidak bisa digerogoti tikus. Model kandang itu melindungi para indukan murai yang menjadi tumpuan pendapatan

10 Hewan yang Ditakuti Punah di Tahun 2018


Selamat Pagi Sob…. Salam sejahtera bagi kita semua.
Kali ini kita akan membahas spesies hewan yang ditakutkan akan punah pada tahun 2018 ini.
Kerusakan ekositem dan lingkungan di dunia ini dapat mengakibatkan banyak kehilangan hewan langka yang bisa punah di tahun 2018.  Dari hasil berbagai penelitian , bahkan penelitian baru dari pakar lingkungan ada ratusan spesies yang berada di ambang kepunahan. Seperti dilansir dari PopSugar di tahun 2017 pada penelitian mereka bahwa para ahli ekologi mengumpulkan data konservasi hewan yang di himpun dari seluruh dunia, membandingkan jumlah spesies mamalia yang terancam punah dari satu negara ke negara lainnya. 
Jangan kaget dan Jangan heran, ya, sebab Indonesia menduduki peringkat sebagai negara terburuk bagi mamalia yang terancam punah itu disampaikan pada penelitian mereka. Di Indonesia ada Lebih dari 188 spesies menghadapi kepunahan. Hal ini ditekankan oleh pemimpin peneliti Sherena Patel bahwa krisis ini tidak hanya menjadi perhatian bagi negara-negara individual, namun untuk seluruh dunia.
Para ahli ekologi dalam penelitian tersebut akhirnya mengeluarkan daftar 10 mamalia yang hampir punah di tahun 2018 nanti. Ini dia daftar lengkap mamalia yang hampir punah tersebut.
Sumber: dok Google

1. Harimau Malaysia
Populasi dari Harimau Malaysia menurut penelitian saat ini di dunia sekitar 250-an.
2. Harimau Indonesia
Populasi harimau ini mencapai ambang batas kepunahan saat ini di dunia sekitar 350-an.
Sumber: Wild Facts

3. Saola Antelope
Populasi Saola Antelope saat ini di dunia sekitar 750-an
4. Orangutan Tapanuli
Populasi dari hewan ini pada saat ini di dunia kurang lebih sekitar 800-an.
5. Harimau Bengali
Populasi dari hewan ini pada saat ini di dunia kurang lebih sekitar 2.500-an.
6. Harimau (Panthera Tigris)
Populasi dari hewan ini pada saat ini di dunia kurang lebih sekitar 3.890-an.
Sumber: PopSugar

7. Paus Biru
Populasi dari hewan ini pada saat ini di dunia kurang lebih sekitar 10.000-an
8. Orangutan Sumatera
Populasi dari hewan ini pada saat ini di dunia kurang lebih sekitar 14.613-an
9. Gajah India
Populasi dari hewan ini pada saat ini di dunia kurang lebih sekitar 20.000-an
Sumber: Pop Sugar

10. Gajah Asia

Populasi dari hewan ini pada saat ini di dunia kurang dari 50.000
Yuk, kita jaga ekosistem dan lingkungan sekitar kita. Karena itu janganlah kita membuat kerusakan di muka bumi ini..

MERENCANAKAN USAHA TERNAK KAMBING


Sahabat tani ternak semua,
Di kiriman kami sebelumnya kami sudah membahas tentang jenis kambing dan domba, pakan-pakan alternatife untuk kambing dan lain sebagainya. Yang belum nyimak silakan buka mundur kiriman di halaman ini. Kali ini kami coba akan menguraikan apa saja yang perlu dipersiapkan dan harus dijalankan jika kita ingin memulai Usaha Ternak Kambing.

PERSIAPAN.
Dalam tahap persiapan jika kita bisa memperhitungkannya secara cermat akan sangat menentukan keberhasilan usaha ternak Anda.
Lalu apa saja yg perlu kita persiapkan sebelum memulai?
1, Budgeting dan modal usaha.
2. Menentukan Kandang
3. Memilih bibit kambing.

Ketiga poin tersebut sangat penting untuk diperhatikan. Sebab ketiganya juga sangat berkaitan. Jadi misalkan kita merencanakan ternak 10 ekor atau 20 ekor kita harus bisa menghitung budgeting nya, dari prrhitungan modal dasar dan biaya perawatan atau operasional.

Lalu untuk menentukan kandang kita pun harus berhitung cermat. Utamanya jika modal usaha kita sangat mepet. Namun walau jika Anda memiliki modal besar dan longgar pun tetap harus berhitung cermat. Karena ini adalah sebuah usaha bukan hanya untuk hobby atau sekedar ngisi kegiatan.

Tentukan besar dan kecilnya kandang sesuai jumlah kambing yg akan anda ternak. Lalu mengenai bahan material yg akan digunakan juga bisa kita sesuaikan. Jika modal cukup sebaiknya buatlah kandang yg kuat dan permanen. Walau biayanya tinggi tapi untuk jangka panjang akan menguntungkan karena tidak perlu bongkar pasang.
Kemudian untuk masalah penentuan bibit selain kita harus bisa memilih bibit yang baik juga harus ditentukan dari awal tujuan Anda ternak apa untuk ternak penggemukan atau breeding? Mau kambing atau domba? Gibas apa Moreno apa Garut atau Ettawa???
Pilihan-pilihan itu sebaiknya sudah ditentukan dari awal agar memudahkan kita di kemudian hari setelah berjalan.

PERAWATAN.
Kemudian setelah segala persiapan sudah kita lalui sekarang kita bahas tentang Perawatan. Yang akan kami jelaskan tentu perawatan model ternak Pola HCS.
1. Perawatan awal sebelum kambing masuk kandang.
2. Perawatan harian dan pemberian pakan.
3. Sanitasi ternak dan kandang.
4. Penanggulangan sakit dan penyakit.

Apa ada perlakuan khusus jika pertama kalinya kambing mau masuk kandang? Bukan...tentu bukan sesajen yang kami maksud. Tapi seperti harus dikasih obat cacing, dicuntang atau dicekoki larutanSOC, dicukur, dimandikan dan lain sebagainya. Ini penting jika kita ingin sukses menerapkan Pola HCS untuk ternak kita.

Lalu mengenai perawatan harian dan pemberian pakan, bagi Anda yang sudah menerapkan pola hcs tentu akan diberikan pakan permentasi, entah yg kering seperti jerami atau yang basah seperti gedebok atau eceng. Namun bagi Anda yg baru bermitra dengan HCS atau akan bermitra pada tahap awal pemberian pakan pakan bisa dikombinasikan dengan pakan tradisionalnya yaitu rumput atau ramban. Hingga pada akhirnya kambing atau domba kita bisa 100% memakan pakan olahan yang kita permentasikan.

Ingat....pemberian pakan yang tepat guna akan membantu kesuksesan usaha ternak Anda.Silakan dibuka kembali kiriman kami sebelumnya untuk mengetahui pakan alternatif apa saja yang sesuai kandungan nutrisinya untuk pakan ternak kita.

Kemudian di poin selanjutnya ada Sanitasi kandang dan penanggulangan penyakit. Ini tentu sangat berkaitan. Karena kalo kita memang sayang ternak kita karena itu adalah ASET USAHA kita....ya hayo jangan malas bersih-bersih kandang. Periodenya silakan diatur sendiri, mau per minggu per dua minggu atau sebulan terserah Anda. Intinya kandang bersih dan kambing bersih agar kesehatannya terjaga.
Hanya saja.....saya kasih bocoran sedikit ya agar Anda nanti tidak terlalu capek atau bahkan sampe masuk kolong kandang untuk membersihkan kotoran inthil dan urinnya.
Caranya???

Caranya Anda harus sedikit kreatif saat membuat kandang. Jadi usahakan bentuk kolong kandangnya dibuat sedemikian rupa sehingga nantinya antara inthil dan urin bisa terpisah. Silakan anda rancang sendiri bentuk kolongnya, mau dikasih talang atau asbes terserah Anda.

MANAGEMEN PASCA PANEN
Inilah kunci terakhir kesuksesan Usaha Ternak Anda. Walau pun betul bahwa harga daging kambing relatif stabil di pasaran, namun jika biduk Usaha Anda salah sejak awal tetap saja Anda akan mengalami beberapa kendala bila saatnya panen tiba. Seperti misalnya jika Anda memilih untuk berternak domba jenis moreno. Bagi sebagian orang domba ini sangat menguntungkan. Karena selain bobotnya yang melebihi jenis domba lain juga bibit peranakannya juga bisa dijual lebih mahaldibanding kambing atau domba lainnya. Namun jika di daerah Anda belum ada komunitasnya biasanya Anda akan mengalami kesulitan saat ingin menjual. Tapi jika kendala itu bisa Anda atasi, Insyaalloh Anda akan sukses. Sebab Anda lah Pioner ternak kambing jenis baru itu di daerah Anda.(wah)

Kurang lebih itulah gambaran singkatnya yang bisa kami sampaikan. Satu hal yang harus kita ingat... "Rencanakanlah pekerjaan mu, dan kerjakan rencana mu!"

SOLUSI PENGGANTI AGP( ANTIBIOTIK GROWTH PROMOTER )


Sahabat tani dan peternak, Kalangan peternak ayam atau unggas belakangan sedang ramai dikarenakan akan dicabutnya AGP (Antibiotik Growth Promoter) atau pemacu tumbuh dalam ternak oleh pemerintah. Karena memang selama ini penggunaan AGP hukumnya wajib di kalangan peternak ayam/unggas yang biasa diberikan melalui vaksin.


Pertanyaannya, kenapa harus dicabut? Kenapa pemerintah berencana akan menerbitkan larangan penggunaan AGP? Apakah berbahaya untuk ternak?

Dilansir Trobos Livestock, pada 1953 penggunaan antibiotik mulai dilakukan dalam industri perunggasan sebagai pemacu pertumbuhan (growth promoter) ayam dengan cara mematikan mikroflora dalam usus. Sejak itu pula, AGP (Antibiotic Growth Promoter) banyak digunakan dalam budidaya untuk meningkatkan performa ayam. Bahkan, penggunaan AGP diestimasi dapat meningkatkan pertumbuhan ayam sebesar 4 – 8 % dan meningkatkan utilisasi pakan 2 – 5%.
Namun sekarang ini, industri perunggasan berangsur mundur dalam penggunaan AGP. Ditemukannya dampak negatif dalam proses budidaya disinyalir menjadi penyebab AGP kehilangan keeksisannya. Penggunaan antibiotik yang tidak terkontrol dan tidak sesuai prosedur menyebabkan resistensi mikroba terhadap antibiotik tersebut. Permasalahan ini membutuhkan solusi berupa produk yang mampu memacu pertumbuhan ternak tanpa menimbulkan resistensi. Penekanan ini disam¬paikan Rolando Valientes, Regional Category Manager – Eubiotics – DSM Asia Pacific, dalam acara Simposium Nasional Farmakologi Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor, di Dramaga Bogor (19/7).
Rolando menyampaikan, AGP kehilangan pamornya, salah satu contohnya terjadi pada jaringan restoran cepat saji terbesar di dunia McDonald’s pada Maret 2015 mengumumkan bahwa dalam dua tahun ini hanya akan menghasilkan produk ayam dan telur di Amerika Serikat (AS) yang berasal dari ternak yang bebas dari antibiotik yang digunakan di manusia. Sedangkan kompetitornya, Chick-Fil-A, sejak tahun 2014 lalu telah memberikan pernyataan yang lebih ekstrem, bahwa mereka berjanji hanya akan menyediakan produk asal ayam yang sama sekali tidak pernah menggunakan antibiotik.
Di Asia, industri perunggasan Kee Song Brothers yang memegang pangsa pasar 15% di Singapura juga mengikuti. “Larangan penggunaan antibiotik sudah berlaku di beberapa negara di Asia, seperti di Korea Selatan larangan total penggu¬naan AGP sejak juli 2011, Taiwan melarang penggunaan antibiotik (bacitracin, chlortetracycline, lincomycin,neomucin, oxytetracyline, penicillin, spectinomycin,dan virginiamycin), Filipina telah melarang penggunaan antibiotik (nitrofurans, chloramphenicol, olaquindox,dan furazolidone), larangan penggunaan AGP di Vietnam akan berlaku pada Januari 2018, sementara Indonesia di waktu yang sama (Januari 2018) berencana meninggalkan AGP,” paparnya.
Rolando menyebut,untuk meniadakan AGP pada pakan ayam, ada tiga hal yang menjadi fokus utama dalam produksi,yaitu manajemen, nutrisi, dan kesehatan ternak itu sendiri. Menurutnya, manajemen meliputi:kepadatan, manajemen pakan, ventilasi (suhu dan kelembapan) dan TLC (tender, loving, care). Nutrisi terdiri dari kontrol kualitas bahan baku pakan yang ketat (kualitas dan keamanan), kontrol mikotoksin, penggunaan vitamin yang optimal, dan penggunaan enzim (protease, amylase, xylanase, phytase, dan lain-lain) dalam memaksimalkan kecernaan bahan pakan. Kemudian kesehatan terdiri dari peningkatan kebersihan dan sanitasi, vaksinasi dan memastikan respon optimal, penggunaan antibiotik yang bijaksana, dan penggunaan eubiotik seperti asam organik dan senyawa minyak essential.

BAWANG PUTIH SOLUSI ANTIBIOTIK ALAMI 

Bagi Anda yang sudah terbiasa atau pernah merasakan manfaat bawang putih untuk ayam atau unggas, tentu tidak akan panik dengan rencana pencabutan penggunaan AGP untuk unggas. Karena ada bahan pengganti Antibiotik Alami, yaitu bawang putih. Ya, bawang putih bumbu masak yang selalu tersedia di dapur,
Untuk lebih mengetahui khasiat dan manfaat Bawang Putih, berikut ini penjelasannya. :

BAWANG PUTIH sebagai pakan tambahan atau feed additive. 

Biasa digunakan didalam campuran pakan ternak. Penggunaan feed additive dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas, kesehatan dan keadaan gizi ternak. Beberapa jenis Feed additive yang biasa digunakan para peternak ayam khususnya ayam petelur dan pedaging adalah antibiotika sintetik, enzim, probiotik, asam organik, flavor dan antioksidan. Antibiotika sintetik adalah jenis feed additive yang paling banyak digunakan oleh para peternak. Penggunaan feed additive jenis antibiotik sintetik ini banyak memberikan pengaruh yang buruk pada produk yang dihasilkan oleh ternak. Salah satunya adalah residu bahan – bahan kimia yang terkandung didalam antibiotik sintetik ini ke dalam produk yang dihasilkan seperti telur dan daging. Bahan – bahan kimia yang teresidu ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Tidak hanya memberikan imbuhan pakan, untuk meningkatkan produktivitas ternak mereka para peternak unggas jenis ayam biasanya juga memberikan pakan yang memiliki kadar lemak tinggi. Dengan pemberian pakan yang mengandung lemak tinggi efisiensi pakan oleh ternak akan lebih tinggi namun produk yang dihasilkan tidak aman untuk dikonsumsi. Karena memiliki kandungan kolestrol yang tinggi. Bahan pangan yang mengandung kadar kolestrol tinggi tidak aman untuk dikonsumsi karena dapat mengakibatkan dampak yang buruk bagi kesehatan kita.

Bawang putih adalah salah satu jenis tanaman herbal yang selain digunakan sebagai bumbu dalam masakan juga bisa digunakan sebagai obat. Kandungan senyawa aktif yang terdiri atas allisin dan ajoene serta senyawa flavonoid dalam bawang putih menjadikannya dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan di dalam tubuh (Santosa et al., 1991; Kim et al., 2000). Maryam et al (2003) melaporkan bahwa pemberian ekstrak bawang putih sebesar 4% pada ransum yang mengandung Aflatoksin rendah (0,4 mg AFB/kg) menunjukan adanya peningkatan produktivitas ayam dan produksi telur ayam. Senyawa – senyawa aktif yang terkandung di dalam bawang putih diduga dapat menggantikan fungsi dari antibiotik sintetik yang biasa diberikan kepada ayam. Sehingga efek buruk dari penggunaan antibiotik sintetik ini bisa kita hindari, kesehatan ternak terjaga dan produk yang dihasilkan oleh ternak juga aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Bawang putih mempunyai kandungan yaitu saponin dan
flavonoid, disamping minyak atsiri yan sama-sama berfungsi sebagai antibakteri. Saponin adalah senyawa aktif yang kuat dan menimbulkan busa jika digosok dalam air sehingga bersifat seperti sabun (Robinson, 1995) dan mempunyai kemampuan antibakterial (Ilmi, 1995). Saponin dapat meningkatkan permeabilitas membran sel bakteri sehingga dapat mengubah struktur dan fungsi membran, menyebabkan denaturasi protein membran sehingga membran sel akan rusak dan lisis (Siswandono dan Soekarjo, 1995).Menurut Dwidjoseputro (1994) menyatakan bahwa saponin memiliki molekul yang dapat menarik air atau hidrofilik dan molekul yang dapat melarutkan lemak atau lipofilik sehingga dapat menurunkan tegangan permukaan sel yang akhirnya menyebabkan kehancuran kuman. Flavonoid merupakan senyawa fenol yang bersifat desinfektan yang bekerja dengan cara mendenaturasi protein yang dapat menyebabkan aktifitas metabolisme sel bakteri berhenti karena semua aktifitas metabolisme sel bakteri dikatalisis oleh suatu enzim yang merupakan protein. Berhentinya aktifitas metabolisme ini akan mengakibatkan kematian sel bakteri (Trease dan Evans, 1978). Flavonoid juga bersifat bakteriostatik yang bekerja melelui penghambatan sintesis dinding sel bakteri (Masya, 1985; Soedibyo, 1998). Bawang putih mengandung minyak atsiri dengan unsur utama alliin. Alliin secara enzimatis akan dipecah oleh enzim allinase menjadi senyawa berbau khas yaitu allicin. Senyawa allicin dikenal mempunyai daya antibakterial yang kuat. Efek antibakteri allicin bekerja dengan cara menghancurkan kelompok –SH, yaitu kelompok Sulfhidril dan disulfida yang terikat pada protein dan merupakan enzim penting untuk metabolisme sel bakteri serta merupakan gugus yang penting untuk proliferasi bakteri atau sebagai stimulator spesifik untuk multiplikasi sel bakteri. Dengan adanya allicin inilah maka pertumbuhan kuman dapat dihambat dan proses selanjutnya mengakibatkan terjadinya kematian kuman (Mursito, 2003). Pemberian bawang putih untuk ayam broiler dapat memberikan banyak keuntungan. Kandungan – kandungan senyawa aktif didalam umbi bawang putih mampu menggantikan fungsi dari antibiotik sintetik didalam tubuh ayam broiler dengan jauh lebih baik. Kandungan senyawa-senyawa aktif ini mampu memperbaiki konversi ransum, meningkatkan kesehatan dan produktivitas ayam broiler serta mampu mengurangi kadar lemak yang terkandung didalam daging ayam broiler. Menurut Zulbardi dan Bintang ( 2007) pemberian tepung bawang putih sebanyak 0,02% mampu merangsang pertambahan bobot badan ayam broiler lebih cepat, dengan pencapaian konversi pakan sebesar 1,81 dan diikuti dengan penurunan jumlah konsumsi pakan oleh ayam broiler.
Selain itu menurut Wiryawan et al (2005) pemberian tepung bawang putih sebanyak 2,5% didalam ransum mampu meningkatkan efisiensi pakan ayam broiler yang teinfeksi S.Typhimurium. Hal ini diduga dipengaruhi oleh senyawa- senyawa aktif seperti allisin, selenium dan metilatil trisulfida yang terkandung didalam umbi bawang putih. Allisin memiliki sifat anti bakteri yang mampu membunuh bakteri – bakteri patogen. Sedangkan selenium mampu bekerja sebagai anti oksidan dan metilatil trisulfisa berperan dalam mencegah pengentalan darah.
Sifat - sifat dari ketiga senyawa aktif ini dapat mempengaruhi terjadinya proses metabolisme yang lebih baik, sehingga proses penyerapan zat makanan dapat beralangsung lebih optimal, konsumsi ransum lebih sedikit, yang menyebabkan angka konversi ransum lebih rendah dan pencapaian bobot badan lebih cepat.Hasil penelitian Hidajati (2005) memperlihatkan bahwa pemberian bawang putih dengan dosis 2 - 3mg/ekor /hari mampu menurunkan kadar kolestrol yang terkandung didalam daging serta meningkatkan persentase karkas ayam broiler lebih baik jika dibandingkan dengan ayam broiler tanpa pemberian bawang putih. Menurut Sunarto dan Pikir (1995) penurunan kadar kolestrol pada daging ayam broiler ini disebabkan karena adanya efek hipokolesterolemik dari senyawa aktif bawang putih yaitu allicin (disulphide- oxide tidak jenuh). Allicin mampu mengikat gugus –SH group dari Ko-A, menyebabkan NADH dan NADPH yang dibutuhkan dalam proses pembentukan kolestrol dihati menurun. Penurunan ini menyebabkan kolestrol yang terkandung didalam hati ayam akan berkurang sehingga kolestrol yang ditransfer oleh darah ke daging melalui pembuluh darah juga berkurang. Pada ayam petelur, pemberian ekstrak bawang putih dalam ransumnya mampu memberikan efek yang cukup baik juga tidak jauh berbeda dengan ayam broiler. Senyawa – senyawa aktif yang terkandung didalam umbi bawang putih mampu menggantikan fungsi antibiotik sintetik di dalam tubuh ayam petelur. Jika pada ayam broiler lebih terfokus pada kualitas daging yang dihasilkan dan tingkat konsumsi ransum, maka pada ayam petelur lebih terfokus pada kualitas dan tingkat produksi telur yang dihasilkan. Sutama dan Lindawati (2005) melaporkan, ayam petelur yang diberi suplementasi bawang putih sebesar 4% dalam ransumnya secara nyata mampu menurunkan kolesterol telur yang dihasilkan. Sedangkan untuk pemberian suplementasi bawang putih sebesar 2-6% dalam ransumnya tidak memberikan pengaruh terhadap konsumsi ransum dan produksi telur yang dihasilkan. Faktor yang memyebabkan penurunan kadar kolestrol telur ini sama dengan faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan kadar kolestrol pada daging ayam broiler.
Sedangkan pada hasil penelitian yang dilakukan oleh Maryam et al (2003), pemberian ektrak bawang putih sebanyak 4% pada ransum ayam petelur yang diinfeksi aflaktosin 0,4 mg AFB 1/kg BH dapat meningkatkan bobot badan dan produksi telur serta dapat mengurangi kadar residu aflaktosin pada telur yang dihasilkan. Perbedaan ini mungkin disebabkan oleh jenis ayam yang digunkan dalam penelitian ini. Untuk penelitian yang dilakukan oleh Sutama dan Lindawati menggunakan ayam petelur yang sehata tanpa infeksi aflaktosin sedangkan pada penelitian yang dilakukan oleh Maryam et al menggunakan ayam petelur yang diinfeksi dengan aflaktosin sehingga menyebabkan respon yang berbeda. Ayam yang sedang mengalami diare karena beberapa faktor seperti cuaca dll, saya menyarankan memberi bawang putih agar kotoran tidak encer. Dengan ayam mengkonsumsi bawang putih maka sistem pencernaan akan lancar. Dalam suhu yang tidak stabil atau pergantian musim tentu ketahanan tubuh ayam juga berbeda-beda. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh akibat cuaca. Pemberian bawang putih dapat menambah suhu tubuh. Allicin yang terkandung dalam bawang putih merupakan senyawa anti jamur. Ini menyebabkan ayam menjadi tahan terhadap serangan bakteri maupun virus. Bawang putih juga dapat menyembuhkan flu pada ayam. Memperbaiki atau mengobati bagian tubuh ayam yang luka. Tentu penyakit pada telinga ayam memang sulit dikenali dengan jarangnya dijumpai penyakit pada telinga. Namun dalam hasil pengalaman saya, pemberian cairan bawang putih pada telinga dapat menurunkan ayam yang stress akibat suara bising (petasan bulan puasa). Mengobati radang. Bawang putih mengandung anti peradangan, jika ayam mengalami radang tenggorokan/
"manikan" atau ayam sering tersedak ketika makan, dengan menumbuk bawang secukupnya dan melolohkan pelan-pelan ini akan melancarkan tenggorokan. Meredakan nyeri. Manfaat yang lain adalah dipercaya dapat meredakan nyeri pada otot dengan cara mengompreskannya ke bagian yang terasa nyeri stelah bertarung. Menyembuhkan korep. Bawang putih sudah terbukti memiliki khasiat anti radang karena mampu melawan infeksi dan bakteri maupun jamur. Untuk pengobatan korep, dengan merendam bagian tubuh yang terserang korep kedalam air hangat yang sudah dicampur dengan cincangan bawang putih. Bermanfaat untuk menghilangkan rasa gatal yang diakibatkan oleh jamur. Penelitian lain yang dilakukan oleh Sri Suharti dari IPB memberikan suatu hasil bahwa bawang putih juga terbukti mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian dengan melalui pemberian temulawak, jahe dan bawang putih yang diuji kemampuannya terhadap bakteri Salmonella typhimurium dengan cara dikeringkan dan digiling menjadi bubuk, kemudian diukur aktifitas bakterinya. Terbukti bawang putih dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang setara dengan tetrasiklik 100 dan 1549 g/ml dengan konsentrasi 5%.
Sedangkan temulawak dan jahe jauh lebih rendah kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. typhimurium. Aktifitas antibakteri bawang putih ini disebabkan kandungan diallyl thiosulfinate (biasa disebut : allicin), yang diduga dapat merusak dinding sel dan menghambat sintesa protein. Pemberian bawang putih hingga 2,5% dalam ransum ayam broiler dapat meningkatkan konversi pakan, meningkatkan karkas, menurunkan koloni bakteri S. Typhimurium dalam feses dengan tidak mempengaruhi kadar immunoglobulin dalam darah.
Dengan demikian, bawang putih ini cukup potensial menjadi alternative suplemen zat antimikroba. Namun, masih perlu dilakukan penelitian lagi sampai sejauh mana bawang putih effektif digunakan dalam pakan broiler.
Di Negara Asia, seperti Jepang atau Cina, bawang putih bias dikonsumsi tanpa harus ditumbuk halus atau dirajang seperti kebanyakan bumbu di Indonesia. Di mana satu suing bawang putih tinggal dibakar diatas api atau langsung dikudap tanpa racikan lain, untuk menambah rasa masakan. Selain sebagai penyedap masakan, bawang putih juga dapat mengurangi dampak buruk dari lemak.
Konsumsi bawang putih tentu saja harus diimbangi dengan gaya hidup yang sehat seperti mengurangi makanan yang mengandung lemak atau kolesterol tinggi, banyak olahraga, beristirahat serta mengkonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi. Penyakit folk yang sering menyerang anak ayam ini terbagi menjadi dua Folk basah dan Folk kering. Penyakit folk biasanya terjangkit pada musim-musim kemarau dengan kelembaban yang tinggi dan keadaan ternak yang padat. Folk basah ini menyerang rongga-rongga disekitar kepala, seperti rongga hidung, mulut dan mata. Akibatnya ayam akan meras sulit bernafas, menelan dan melihat. Karena menyerang bagian dalam akan sangat sulit mengobatinya. Biasanya, ayam yang terserang pada ronga-rongga tersebut terdapat sejenis keju berwarna krem yang menyumbat jalannya pernapasan dan mengakibatkan pembengkakan pada bagian yang terkena.
Untuk mengatasi penyakit Folk basah ini gunakan bawang putih yang telah diparut kemudian di teteskan pada bagian yang sakit. Jika yang terkena mata, maka diteteskan pada mata, jika dihidung dan tenggorokan diteteskan pada mulut. Lakukan beberapa kali sehari. Sedangkan Folk kering adalah penyakit ayam yang berupa kutil yang tumbuh disekitar kepala dan dapat mengakibatkan kebutaan pada mata. Gunakan (oleskan) yodium tinctur dengan terlebih dahulu dikupas bagian yang terkena (kutil).

Semoga bermanfaat.
Salam ternak,
Jayalah peternak Indonesia.


Ayam terbesar dan tertinggi di dunia ” Little Jhon ” yang memegang rekor dunia

Pada tahun yang lalu kita telah digemparkan dengan adanya berita tentang ayam terbesar dan tertinggi di dunia ” Little Jhon ” yang memegang rekor dunia ada di Montfitchet Castle.


Sungguh tidak masuk diakal bahwa Ayam terbesar dan tertinggi ini tidak sesuai dengan namanya yang mengandungi kata Little atau kecil. Little Jhon si Ayam terbesar dan tertinggi di dunia ini mempunyai tinggi 66 cm dan hampir boleh menakutkan semua anak – anak ayam di ladang pemiliknya , Jeremy Goldsmith di Montfitchet Castle.
” Little Jhon ” Setinggi 66 cm inilah ayam terbesar dan tertinggi di dunia buat masa ini, kelihatan lebih besar dari pada ayam jantan lain yang ada di sekitar sini. Menurut saya , ” Little Jhon ”  bisa tumbuh sangat besar  karena diperlakukan dengan sangat baik, ” kata Goldsmith , pemilik Little Jhon.
Yang membuat ayam ini membesar dengan pantas adalah dengan memberikan popcorn dan makanan cepat saji , ayam besar ini sangat menyukai sekali memakan popcorn. ” Little Jhon ”   juga suka makanan yang digoreng dan sandwich yang diberikan oleh pengunjung di ladang tuanya yang terletak di Essex.
Goldsmith meyakini bahwa “Little Jhon” adalah ayam jantan yang sangat besar dan tertinggi di dunia ketika dia mengetahui pemegang rekord sebelumnya ” Melvin ” , hanya setinggi 60 cm.
 “ Little Jhon” yang setinggi 66 cm itu akan mengambil gelar sebagai ayam  tertinggi dan terbesar di dunia , ” kata Goldsmith, dikarenakan ukurannya lebih besar dan lebih tinggi daripada Melvin.  Dikatakan bahwa Little Jhon adalah Jenis Brahma , yaitu peranakan Asia yang berasal dari China dan lebih dikenali dengan sebutan burung “Shanghai”.